Skip to main content
GORONTALO DARURAT KEPAHLAWANAN

GORONTALO DARURAT KEPAHLAWANAN

Apakah ada harga patriotisme yang dipraktikkan Nani, Kusno, Pendang, Sagaf Alhasni pada 79 tahun silam?. Tak ada bandingan. Harga patriotisme mereka melebihi apapun yang ada di dunia ini. Mereka yang menyatu dalam Komite 12 untuk kemerdekaan 23 Januari 1942 adalah iringan keberagaman Indonesia. Ada Gorontalo, Jawa, Arab, Cina, Minahasa dan banyak etnis lainnya. Ada Islam, Budha, Kristen dan Konghucu. Patriotisme
Continue Reading
INDONESIA MERDEKA 23 JANUARI 1942, BUKAN 17 AGUSTUS 1945

INDONESIA MERDEKA 23 JANUARI 1942, BUKAN 17 AGUSTUS 1945

“Pada hari ini, 23 Januari 1942, kita bangsa Indonesia yang berada disini sudah merdeka, bebas, lepas dari penjajahan bangsa manapun juga. Bendera kita adalah Merah Putih, lagu kebangsaan kita adalah Indonesia Raya, pemerintahan Belanda telah diambil alih oleh pemerintahan nasional". Begitu potongan pidato Nani Wartabone pada tanggal 23 Januari 1942 pukul 09.00 WITA di halaman Kantor Pos Gorontalo. Nani Wartabone
Continue Reading
RACHMAT GOBEL, RUSLI HABIBIE, DAN GORONTALO KITA

RACHMAT GOBEL, RUSLI HABIBIE, DAN GORONTALO KITA

Rachmat Gobel (RG) dan Rusli Habibie (RH) adalah turunan dari tokoh yang memiliki sejarah pengabdian panjang di Gorontalo. Keduanya menyandang marga yang memiliki ikatan kekerabatan yang erat. Habibie dan Gobel bukan saja marga, tapi juga sebagai simbol keteladanan tentang leluhur Gorontalo. Banyak pembesar-pembesar masa lampau Gorontalo menyandang marga ini, selain banyak marga lainnya. Hubungan keduanya mulai dinamis sejak perhelatan Pemilu
Continue Reading
MISALKAN LAKSAMANA CHENG HO SINGGAH DI GORONTALO

MISALKAN LAKSAMANA CHENG HO SINGGAH DI GORONTALO

Pada sore yang teduh itu, di Nanjing yang juga Ibukota Tiongkok di era Dinasti Ming. Tepatnya 11 Juli 1405. Seorang pria mengangkat tangannya, tanda bahwa perjalanan panjang akan dimulai. Ia adalah Ma He, seorang pemuda kelahiran Yunnan pada 1371. Sebelum ia memimpin armada terbesar di dunia kala itu, ia adalah seorang Kasim kerajaan. Sebagaimana kasim pada umumnya, mereka dipotong alat
Continue Reading
PELUANG KEPALA DAERAH DI PILGUB GORONTALO

PELUANG KEPALA DAERAH DI PILGUB GORONTALO

Genderang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo mulai ditabuh, mulai ada simulasi-simulasi pasangan. Memang, simulasi pasangan penting, namun ada hal yang lebih penting yakni bagaimana gagasan-gagasan disimulasi dan diujicoba secara berkali-kali dan berulang-ulang. POWER Dari sekian banyak pasangan yang disimulasi dan dielus-elus, ada beberapa kepala daerah yang dianggap mumpuni dalam kontestasi Pilgub. Mereka mumpuni dalam beberapa hal ; (1). Memiliki basis elektoral
Continue Reading
SEPERTI APA CALON GUBERNUR GORONTALO?

SEPERTI APA CALON GUBERNUR GORONTALO?

Seperti tak ada capeknya, dinamika politik Gorontalo riuh kembali. Beberapa nama mulai dielus-elus untuk menggantikan Rusli Habibie sebagai Gubernur Gorontalo. Mulai dari Rahmat Gobel, Roem Kono, Idah Syaidah, Idris Rahim, Tony Uloli, Marten Taha, Syarief Mbuinga, Elnino Mohi, Winarni Monoarfa. Nama-nama lain seperti Nelson Pomalingo dan Hamim Pou yang baru saja memenangkan Pilkada. Ada juga Sehan Landjar yang baru saja
Continue Reading
GORONTALO PADA TAHUN BARU 2050

GORONTALO PADA TAHUN BARU 2050

Pada subuh yang dingin, di ambang subuh 1 Januari 2050. Semua orang tak lagi berkerumun untuk merayakan malam tahun baru. Tak ada lagi yang spesial di malam tahun baru. Pada sebuah lorong, di salah satu sudut Gorontalo, seorang anak terbaring lemas tak berdaya dipangkuan ibundanya, anak itu menangis karena seharian hanya disusui air putih oleh ibunya. Ayah dari anak itu
Continue Reading
SETELAH HARSO, ZAINUDIN DAN SANDI, LALU GORONTALO BAGAIMANA?

SETELAH HARSO, ZAINUDIN DAN SANDI, LALU GORONTALO BAGAIMANA?

Koleksi Gorontalo di kabinet bertambah. Setelah Sandiaga Uno resmi masuk kabinet Jokowi, total tiga orang Gorontalo menduduki jabatan Menteri. Sebelumnya, kursi Menteri bukan barang baru bagi Gorontalo. Dari semenjak Orde Lama, ada beberapa orang Gorontalo yang berhasil masuk kabinet. ORDE LAMA Pada awal setelah Indonesia merdeka, Ong Eng Die adalah orang dari Gorontalo yang pernah menduduki Menteri Keuangan di era
Continue Reading
DINAMIKA POLITIK GORONTALO : HASIL PILKADA, INCUMBENT, MITOS WAKIL KEPALA DAERAH HINGGA PARTY ID

DINAMIKA POLITIK GORONTALO : HASIL PILKADA, INCUMBENT, MITOS WAKIL KEPALA DAERAH HINGGA PARTY ID

Seratus persen data dari seluruh Tempat Pemungutan Suara telah diinput, semua orang kini bisa melihat langsung melalui website Komisi Pemilihan Umum. Pada tahun ini, ada tiga daerah di Gorontalo yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah yakni Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. Tiga daerah ini juga melakukan Pilkada sebelumnya di tahun 2015. Dari hasil Pilkada di tahun 2015, ada
Continue Reading
KLAIM, FAKSI DAN PICA KONGSI

KLAIM, FAKSI DAN PICA KONGSI

Sebentar lagi akan terlihat suara siapa yang paling besar, dan merekalah yang akan menjadi Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah. Setelah itu akan ada klaim-klaim, misalnya ada yang klaim telah keluarkan sejumlah uang padahal tidak tercatat di bendahara tim pemenangan. Ada juga yang klaim karena dukungan kelompoknya, ada yang klaim karena doa dari dukun yang ia panggil, dan banyak lagi klaim-klaim pasca
Continue Reading
MENYERANG “SERANGAN FAJAR”

MENYERANG “SERANGAN FAJAR”

Serangan fajar dalam artian bagi-bagi uang jelang Pilkada sebenarnya bukan lagi untuk membeli suara, atau mengubah pilihan. Tak ada yang diserang. Sebab tak ada yang merasa diserang. Sebagian besar orang menginginkan ada tanda mata, semacam penutup rangkaian pesta pora demokrasi. Kultur Gorontalo cukup permisif dengan "tayade" (bagi-bagi hasil, bisa jadi diartikan uang), ada pula depita (saling antar, apakah itu uang
Continue Reading
PILKADA, MOMENTUM PENDERITAAN

PILKADA, MOMENTUM PENDERITAAN

Setiap ada keinginan, selalu ada penderitaan. Termasuk ingin menjadi baik. Tetapi, soal penderitaan, hanya soal takaran rasa. Bahwa tak ada yang disebut penderitaan, semua hanyalah ringkihnya mental kita dalam merasakan dampak dari yang kita perbuat. Walaupun semua tujuan untuk kebaikan, namun dalam prosesnya tetap akan merasakan pedihnya perjuangan. Semisal negara ini didirikan, ada darah yang tumpah, ada ratusan ribu liter
Continue Reading